Laman

Selasa, 03 Mei 2011

Pemindahan Patung Chairil Anwar Dari Tugu ke Titik 0 KM Tandai penutupan Rangkaian Acara Chairil Anwar 2011 di Yogyakarta

Foto: An

Yogyakarta, 2 Mei 2011 -- Patung kepala Chairil Anwar karya seniman yang tergabung dalam Komunitas Sanggar Bambu pimpinan Putut Buchori hari ini (Senin, 2/5/2011) dipindahkan dari pintu masuk timur Stasiun Tugu ke Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Pemindahan ini sekaligus menandai penutupan rangkaian acara memperingati meninggalnya penyair besar Chairil Anwar yang digelar sejak Minggu, 17 April 2011.

Konvoi pemindahan patung ini diramaikan oleh pembacaan puisi di sepanjang Jalan Malioboro oleh beberapa seniman Yogyakarta, di antaranya Harry Leo AR, Putut Buchodi dan lain-lain. Selain itu, konvoi juga diramaikan oleh Jogja Landrover Community. Patung kepala Chairil Anwar ini akhirnya ditempatkan Titik Nol Kilometer, tepatnya di depan Gedung Agung atau Istana Kepresidenan di Yogyakarta.

Foto: An

Sebelumnya, pada tanggal 27 April, patung tersebut dipindahkan dari Museum Kereta Kencana ke Stasiun Tugu. Sehingga, masyarakat yang hendak bepergian dengan kereta api di Stasiun Tugu dapat menyaksikan patung kepala Chairil Anwar tersebut.

Acara ini merupakan rangkaian dari beberapa acara yang sebelumnya telah dilaksanakan sejak Minggu, 17 April 2011. Acara-acara tersebut di antaranya adalah Mural Project-Chairil Anwar yang merupakan kerjasama antara Sanggar Bambu dengan beberapa pelukis. Citra yang dimuralkan dapat disaksikan oleh masyarakat di bawah Jembatan Kretek Kewek.

Acara lainnya adalah pameran foto hasil interpretasi atas karya-karya puisi Chairil Anwar oleh Feri Latief, Budi Dharmawan, Dwi Oblo, Dalih Sembiring, Irfan Yusuf, Kreshna Rizka Utama, Denty Piawai, Nastitie dan lain-lain yang dipajang di Bentara Budaya Yogyakarta pada Rabu, 27 April 2011.

Acara pameran foto ini dilanjutkan dengan sebuah diskusi tentang Chairil Anwar yang menghadirkan Evawani, Alissa Chairil Anwar (putri tunggal Chairil Anwar), D. Zawawi Imron (penyair dan budayawan asal Madura) dan Tia Setiadi (esais) dengan moderator DS Priyadi di tempat yang sama pada rabu, 27 April 2011, jam 19.00 WIB. Acara ini juga diramaikan oleh Untung Basuki dan kawan-kawan dengan musikalisasi puisi.

Pada Kamis, 28 April 2011, jam 14.00 WIB bertempat di Stasiun Tugu, berlangsung acara Melukis Bersama yang disusul dengan pembacaan karya-karya puisi Chairil Anwar di peron stasiun. Acara ini menampilkan Sri Hardjanto Said, Dina Oktaviani, Anes Prabu, Sadjarwo, Retno Budiningsih, Fairuz Mumtaz, Dinar STY, Kedung Dharma Rhomanshah, Astrid Reza, Lia Mustafa, Gentong HSA dan lain-lain.

Rangkaian acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Sanggar Bambu pimpinan Putut Buchori bekerjasama dengan berbagai komunitas di Kota Yogyakarta, di antaranya Lens Club, Jogja Landrover Community, Indie Book Corner, UAD, Diff.com, ISTAL, MK Art Syndicate, SOLID Artshow, Komunitas Suling Bambu Nusantara, Rumah Poetika, Studio Pertunjukan Sastra, Bentara Budaya Yogyakarta dan lain-lain. (Koto/An)

http://poetikaonline.blogspot.com/2011/05/pemindahan-patung-tandai-penutupan.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar