Laman

Selasa, 03 Mei 2011

Acara Chairil Anwar di Yogyakarta 17 April- 2 Mei 2011

Hari Chairil Anwar di Yogya, Tampilan Seni Antar Lintas dan Antar Cabang Seni


Sanggarbambu bersama komunitas lintas cabang seni Yogyakarta menyelenggarakan Hari-hari Chairil Anwar di Yogyakarta. „Ini kami maksudkan sebagai upaya memperingati 62 Tahun wafatnya Charil Anwar,“ kata Totok Buchori, Ketua Sanggarbambu yang baru. Kegiatan ini dihadiri oleh putri tunggal Chairil Anwar, Evawani Alissa Chairil Anwar.
Ada empat kegiatan yang ditampilkan bersama dengan SPS (Studio Pertunjukan Sastra, KSBN (Komunitas Suling Bambu Nusantara), Roemah Poetika, UAD, Diff.com, Sabu, MK Art Syndicate, Solid Art Ahow, LensClub dan Koin Sastra ini. „Pertama, mural project. Berupa kegiatan menghias beberapa tembok kota dengan kutipan sajak Chairil Anwar. Kegiatan sudah dimulai 17 April, dilakukan oleh Bima Batutama, Dadah Subagja dan Bambang PK,“ tambah Totok Buchori.

Kedua, acara Bincang-bincang dan Pameran Foto Interpretasi Karya Chairil Anwar dilakukan di Bentara Budaya Yogyakarta, Rabu, 27 April pukul 19.00 s/d selesai. Pembicara D Zawawi Imron, Evawani Allisa Chairil Anwar dengan Ds Priyadi sebagai moderator. Kegiatan ini dilaksanakan Sanggarbambu dan Roemah Poetika. Untuk meramaikan suasana, akan ditampilkan musik puisi karya Untung Baruki dan Sabu. Sedang dalam pameran foto akan ditampilkan foto-foto koleksi keluarga dan karya fotografer-fotografer yang merespons karya Chairil Anwar. Selain bekerjasama dengan LensClub, pameran ini diikuti juga oleh Feri Latief, Dalih Sembiring, Irfan Yusuf, dll.

Kegiatan ketiga adalah pentas seni di Stasiun Tugu Yogyakarta. “Kegiatan sastra berupa baca puisi, cerpen, prosa dan musik berbasis karya Chairil Anwar ini kami adakan pada hari Kamis, 28 April di Stasiun Tugu mulai pukul  empat sore sampai selesai,” kata Hari Leo AER, Koordinator acara. 

Para sastrawan dan aktivis pertunjukan sastra yang sudah siap tampil adalah Sri Harjanto Sahid, Dina Oktaviani, Lia Mustafa, Dinar Sty, Fairuz Mumtaz, Anes Prabu Sadjarwo, Kedhung Darma Romansa, Novi Arisa, Elizabet Kristin, Ray Mangku Sutanra, Diff.com, kolaborasi musik puisi UAD, KSBN, Astrid Reza, Yoyok Utoyo, Ana Ratri, Retno Budiningsih. “Beberapa pejabat dan seniman penting kota ini juga kami undang dan masih dalam konfirnmasi,“ tambah Hari Leo AER.

Kegiatan keempat, meramaikan Setasiun Tugu dengan kegiatan seni rupa. Yaitu melukis dan menggambar bersama dengan melibatkan komunitas senirupa di Yogyakarta yang dimulai pada pukul dua siang. „Di tempat ini Sanggarbambu juga akan memajang dan menyelesaikan pembuatan patung Chairil Anwar setinggi dua setengah meter,“ ungkap Deden FG sebagai penanggung jawab kegiatan ini.

Mengapa Sanggarbambu mau bersusah payah membuat kegiatan lintas komunitas dan lintas cabang seni ini? "Dalam usia ke-52 ini kami Sanggarbambu ingin mengembalikan kondisi Yogyakarta yang guyub budaya dimana semua komunitas dari cabang seni apa pun dapat bertegur sapa dan bekerjasama untuk kebaikan dan keindahan kota ini,“ kata Totok Buchori yang dikenal sebagai pelukis senior, aktifis Sanggarbambu sejak muda.

diposting dari: http://gudeg.net/id/news/71/news/2011/04/6371/HARI-HARI-CHAIRIL-ANWAR-DI-YOGYAKARTA-TAMPILAN-SENI-LINTAS-KOMUNITAS-LINTAS-CABANG-SENI.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar